EDUKASITERKINI.COM.MAKASSAR—-Tim juri lomba karya ilmiah kepahlawanan yang diketuai Prof. DR. Hj. Andi Irma Kesuma menetapkan tiga pemenang lomba.

Setelah babak penyisihan, dari 91 peserta yang mendaftar dinyatakan lolos nominasi 20 peserta mewakili SMA, SMK maupun Madrasah Aliyah (MA) sederajat dari beberapa kabupaten di Sulsel.

Keputusan Tim juri lomba karya ilmiah, dinyatakan menang setelah presentasi dihadapan 5 orang tim penilai diputuskan, MAN 1 Kabupaten Soppeng juara pertama dengan nilai 456,5 disusul juara kedua SMA Katolik

Cenderawasih nilai 454, juara III SMK Islam Terpadu Teknologi Bone nilai poin 445,5. Tim juri juga memutuskan harapan 1, SMA Islam Athira Makassar, harapan 2 SMA 1 Maros dan harapan 3 SMA 7 Luwu Timur.

Kriteria penilaian lomba, karya ilmiah orisinil gagasan peserta bukan jiplakan, peserta memberikan solusi/gagasan, penguasaan materi, cara presentasi yang menarik serta karya ilmiah harus mencerminkan muatan lokal sesuai dengan budaya dan menonjolkan nilai-nilai kepahlawanan di daerah masing-masing.

Penutupan dirangkaikan pengumuman pemenang lomba karya ilmiah dihadiri Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Sulsel, Drs.Jamaris dan Kasi Kepahlawanan, Keperintisan dan
Restorasi Sosial Dinsos Provinsi Sulsel, Haerati, SE, MM.

Haerati menjelaskan, pemenang pertama lomba karya ilmiah kepahlawanan akan diikutkan pada lomba karya ilmiah kepahlawanan tingkat nasional di Jakarta. Pelaksanannya menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember.

Selanjutnya, pemenang 1, 2 dan 3 serta juara harapan 1, 2 dan 3, akan diberikan sertifikat dan uang pembinaan. Hadiah akan diserahkan pada peringatan Hari Pahlawan Nasional tingkat provinsi.

Seperti diketahui, Lomba Karya Ilmiah Kepahlawanan yang dilaksanakan Dinsos Provinsi Sulsel
bertujuan menumbuhkan nilai-nilai kepahlawanan di kalangan generasi muda atau remaja di era milenial.

Dengan demikian, nilai-nilai kepahlawanan yang dipelopori para pejuang bangsa pada masa lalu tidak mengalami pergeseran atau degradasi.

Ketua Tim Juri Lomba Karya Ilmiah, Prof DR. Hj Andi Ima Kesuma menegaskan, lomba yang dilaksanakan Dinsos Sulsel ini patut diapresiasi untuk meningkatkan kesadaran terhadap nilai-nilai kepahlawanan yang dipelopori oleh para pejuang pahlawan bangsa.

”Bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu menghargai pengorbanan para pahlawan di masa
lalu;” ujarnya.

Tim juri lomba karya ilmiah kepahlawanan,guru besar dari Unhas Makassar dan UNM. Diantaranya, Prof. Dr. Hj. Andi Ima Kesuma, MPd (Ketua Tim) dan anggota masing-masing Dr. Andi Suriadi Mappangara, MHum,  Dr Ilham, MHum, DR.M.Rasyid Richard, MHum. Asmunandar, SS, MM. Lomba dipandu Muhammad Agushari G.

Peserta nominasi 20 besar, SMA Athirah, SMA 1 Maros, SMA Islam Terpadu Teknologi Bone, SMA 11 Bulukumba, SMK Teknologi Informatika Bulukumba, MA Tahfizul Quran Al Iman Ashim, SMA IMMIM Putri Pangkep,  SMA 9 Maros. SMA 16 Makassar, SMA 7 Lutim.  SMA 9 Jeneponto. 

Selanjutnya, SMA 5 Gowa, SMK Penerbangan Tekno, SMK Kehutanan, MA Babul Khaer Bulukumba. MAN 1 Soppeng, SMA 7 Pinrang,  SMA Katholik Rajawali, MAN 4 Bone dan SMA 4 Lutim.

Tujuan lomba, menambah wawasan pengetahuan kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan terhadap bangsa serta tanah air. Selain itu, tersosialisasikan dan terpahaminya nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan dalam implementasi dalam kehidupan sehari-hari. (Nad/r).

 97 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *