EDUKASITERKINI.COM.MAKASSAR—Alhamdulillah, UMI Makassar penyandang predikat perguruan tinggi Institusi UNGGUL makin berkibar bersaing dengan kampus di dalam dan di luar negeri untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.

Hal tersebut dikemukakan Rektor UMI, Prof Dr H Basri Modding saat membuka Internastional Conference -ke-III 2021 Halal, Policy Culture dan Sustainability via Zoom, Senin (11/10) di auditorium Al-Jibra Kampus II UMI, Makassar.

Kegiatan dihadiri Dewan Pembina Yayasan Wakaf UMI, Ketua YW UMI, para wakil rektor, para dekan, kepala lembaga. Hadir pula perwakilan sejumlah negara serta publikasi hasil penelitian mahasiswa dan dosen.

Konferensi bertujuan mendorong para dosen, peneliti dan mahasiswa untuk selalu berkolaborasi dalam pembangunan sesuai arah dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam isu halal, kebijakan dan keberlanjutan serta membahas berbagai isu trategis lainnya.

Selain itu, kata rektor, untuk memudahkan publikasi karya ilmiah dalam prosiding atau jurnal yang terindeks Scopus, serta mengetahui kesiapan institusi pendidikan melaksanakan kebijakan kesehatan di era globalisasi.

Tak kalah pentingnya, mengetahui kerjasama lintas disiplin yang dapat dilakukan untuk melaksanakan kebijakan kesehatan, dan implementasinya, serta kebijakan kesehatan di negara maju.

Konferensi ini akan menjadi kegiatan tahunan, untuk itu, UMI mengundang pembicara dan peserta berpartisipasi pada konferensi internasional tahun depan.

”Kami berharap semua ini dapat bermanfaat bagi umat secara global, terutama dalam keberlanjutan isu dan kebijakan halal di berbagai negara,” tandas rektor UMI.

Rangkaian kegiatan, Wakil Rektor V UMI Bidang Kerjasama, Prof Dr Ir Hatta Fattah selaku keynote spreaker tampil paparkan Program UMI berklaborasi berbagai pihak, terkait Pengembangan Udang windu pada area 1000 hektar di Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. Dalam area itu juga akan jadi wadah pembelajaran kampus Merdeka bagi mahasiswa UMI.

Sebelumnya ketua panitia, Dr HM Ishaq Shamad melaporkan, kegiatan The 3rd International Conference on Halal, Policy, Culture, and Sustainability Issues, UMI, 2021 didilatar belakangi pandangan, UMI menyadari pentingnya melakukan perubahan karena tidak ada yang dapat menghalangi arus globalisasi.

Hal yang dapat dilakukan, hanyalah bagaimana persiapkan diri menghadapi era baru dalam globalisasi, apalagimengingat dunia berubah dengan cepat.

Mengantisipasi hal tersebut, UMI telah mencanangkan berbagai program menuju World Class University, terutama menjalin kerjasama dengan institusi luar negeri, para pembicara dan keynote speaker dari berbagai negara, termasuk mempersiapkan narasumber dari sumber daya UMI sendiri, kata Ishaq.

Tahun lalu UMI sukses menyelenggarakan konferensi kedua dan dihadiri ratusan presenter dan keynote speaker dari berbagai negara, termasuk narasumber dari UMI.

Untuk itu, sangat penting tradisi ini dilanjutkan dengan mengadakan Konferensi Internasional ini setiap tahunkarena telah berkontribusi pada reputasi UMI yang diakui secara Nasional dan Internasional.

Konferensi bertujuan menyukseskan UMI dalam program internasionalisasi, sekaligus meningkatkan kepercayaan stakeholders UMI khususnya masyarakat luas dengan mempercayakan UMI sebagai wadah mendidik mahasiswa.

Dalam Konferensi ini, hadir 8 keynote speaker dari 7 negara, Prof. Dr.H.Mansyur Ramly dan Prof.Dr.Hattah Fattah, MS dari Indonesia, Prof.Dr.Dato’ Mohd. Ekhwan Hj.Toriman (Malaysia), Prof.Assc. Nasef Manabilang Adiong, Ph.D (Filipina), Prof.Dr.Eng Masato Takanokura, CPEJ (Jepang).

Pemateri lainnya, Muhammad Amin Samad,Lc,MA (Mesir), Dr. Hamid Slimi (Kanada) dan Prof. Jesse dari Amerika Serikat.

Sementara itu, jumlah pemateri pada parallel session dari sejumlah perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri. Sebanyak 64 makalah akan dipresentasikan 11-12 Oktober 2021.

Pemateri parallel session dari UMI, Universiti Putra Malaysia, Asiae University-Malaysia, University of North Sumatera, STIEM Bongaya, Universitas Khairun, Medik Veteriner/Dinas Pertanian Provinsi Banten, Universitas Mathla’ul Anwar Banten, IKIP Muhammadiyah Maumere, Unhas dan Universitas Brawijaya, Malang.

Semua makalah yang dipresentasikan akan diberikan waktu 1 bulan untuk submit full paper, kemudian akan diseleksi untuk dimasukkan ke dalam International Journals terindex Scopus.

”Kami telah bekerjasama dengan Rofiqul Umam, Ph.D dari School of Science and Technology, Kwansei Gakuin University, Jepang, yang akan mendukung dan memfasilitasi makalah yang dipresentasikan untuk dipublikasikan di IOP Conference Series (Scopus Index), dan International Journal of Halal System dan Keberlanjutan. Panitia Penyelenggara, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pengurus Yayasan

Wakaf UMI dan seluruh pimpinan Yayasan Wakaf UMI. Terima kasih secara khusus kepada Rektor dan Wakil Rektor UMI, seluruh Dekan Fakultas yang mendelegasikan pemateri dan peserta.

“Keberhasilan yang sebenarnya bukanlah ketika kita dapat menyelenggarakan konferensi ini dengan baik tetapi setelah konferensi. Berapa makalah yang akan diterbitkan di jurnal internasional, IOP Series Scopus dan International Journal Scopus Index., kata Ishaq Shamad. (arf)

 114 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *