EDUKASITERKINI.COM.MAKASSAR—Universitas Muslim Indonesia (UMI) segera menggelar wisuda gelombang kedua Tahun Akademik (TA) 2021/2022 tanggal 23-24 Oktober 2021. Tanggal pelaksanaan bisa bertambah menyesuaikan jumlah peserta dengan pertimbangan protokoler kesehatan. Wisuda berlangsung secara offline dan online.

Sebelum dinyatakan sebagai wisudawan dan wisudawati, calon peserta wisuda diwajibkan memahami dan menjalankan syarat serta ketentuan yang ditetapkan panitia pelaksana wisuda.

Syarat yang paling ditekankan, untuk calon peserta wisuda offline. Ada sederet syarat wajib yang harus dipatuhi baik saat sebelum hingga di lokasi pelaksanaan acara yang sakral dan penuh kenangan ini.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Sumber Daya Pembelajaran UMI, Dr. Ir. Hanafi Ashad, MT, IPM, menyebutkan, sederet syarat itu akan diverifikasi lagi di lokasi wisuda.

“Apabila ada yang tidak memenuhi syarat berdasarkan ketentuan untuk calon peserta wisuda offline, maka panitiamenyatakan mereka menjadi peserta wisuda online, dan tidak diperkenankan mengikuti secara offline dan dipersilahkan untuk mengikuti wisuda secara online (daring),” ungkap Hanafi Ashad di ruang kerjanya lantai 9 Menara UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (13/10/2021).

Persyaratan itu antara lain, peserta wajib menunjukan sejumlah ketentuan. Diantaranya, sertifikat vaksin (minimal dosis pertama), surat hasil swab antigen negatif (berlaku 1x 24 jam), surat izin orang tua, dan kesediaan mengikuti seluruh rangkaian acara sesuai protokol kesehatan yang ketat.

“Khusus untuk syarat surat vaksin dan swab, peserta wajib mendownload aplikasi Peduli Lindungi di Handphone masing-masing,” tegas alumni Fakultas Teknik UMI ini.

“Yang tidak kalah pentingnya, peserta (offline) diwajibkan hadir di lokasi wisuda tanpa membawa pendamping, termasuk orang tua. Jadi datang sendiri,” tegas Hanafi Ashad.

Hanafi yang juga Ketua Panitia Wisuda UMI Periode II Tahun 2021 ini juga menghimbau kepada peserta wisuda segera registrasi kepesertaan wisuda online atau offline.

” Bagi yang tidak mengisi form di https://bit.Iy/3FlOo3i, dianggap tidak terdaftar sebagai peserta wisuda offline dan dipersilahkan mengikuti wisuda secara daring (online), tegas Hanafi Ashad. (hms).

 147 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *