EDUKASITERKINI.COM.MAKASSAR—Fakultas Sastra (FS-UMI) ramah tamah dan pelepasan alumni FS-UMI periode II akhir TA 2020/2021 secara daring dan luring dipusatkan di aula Fak. Sastra, Kamis (21/10) kampus II UMI Jl Urip Sumoharjo.

Hadir Wakil Ketua Yayasan Wakaf UMI Bidang Pendidikan, Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar, Kepala Humas, Protokol dan Kerjasama UMI, Dr Hj Nurjannah,SS,M.Pd, Dekan FS, Prof Dr Muhammad Basri Dalle, Wakil Dekan 1 FS, Dr

Muliadi,M.Hum,WD 2 Andi Muliani Kone,M.Hum,WD 3, Abd. Majid,S.Sos.I,M.Si dan WD4, Dr Surani,S.Ag,M.Ag. Turut hadir para wisudawan, sejumlah dosen/karyawan FS UMI dan para orang tua mahasiswa.

Guru Besar FS-UMI yang juga mantan Rektor UMI, Prof Dr Hj Masrurah Mochtar dalam sambutannya mengingatkan para calon wisudawan, saat ini persaingan kerja sangat luar biasa. Untuk itu harus pandai-pandai tambah keterampilan. Apa yang diperoleh dalam kelas/ruang kuliah, terkadang tak sama persis di lapangan.

Dibagian lain, mantan Dekan FS UMI itu mengingatkan pula, jangan pernah mengatakan, terlambat untuk melanjutkan studi. Berfikirlah terus untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

”Dicontohkannya, begitu cintanya dia pada pendidikan dan diilhami perintah baca (iqra’), sehingga dirinya tetap semangat lanjut S3, padahal saat itu anak sudah SMA. Alhamdulillah, berselang beberapa tahun kemudian, diameraih Guru Besar,” kata Masrurah memotivasi calon wisudawan.

Senada dengan itu, Wakil Rektor II UMI, Prof Dr Salim Basalamah saat sambutan pelepasan mengucapkan selamat kepada para alumni Fakultas Sastra atas penyelesaian studinya.

Dikatakannya, berupayalah para ananda untuk melanjutkan pendidikan S2. Jangan lupa teruslah melakukan peningkatan SDM yang berorientasi skill dan semangat kemandirian.

”Selama kuliah, anak-anakku telah digembleng para dosen, namun kelak masyarakatlah yang akan mengujimu.

Menyinggung upaya kemajuan fakultas sastra, pihaknya optimis, ke depan, FS akan jauh lebih maju,” kata Salim Basalamah.

Dekan Sastra, Prof Dr Muhammad Basri Dalle menandaskan, suksesnya Fakultas sastra berkat kerja keras para Kepala Program Studi (Kaprodi) dan para dosen. Terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berperan. Begitupula, terima kasih kepada para orang tua wisudawan yang telah percayakan putra-piutrinya menimba ilmu di UMI yang akreditasi INSTITUSI UNGGUL, artinya diatasnya akreditasi A.

Menurut Dekan, berdasarkan data, saat ini peminat kuliah di Fakultas Sastra, termasuk masuk urutan kelima diantara fakutas yang tinggi peminatnya di UMI. Atas berbagai pertimbangan, kami telah coba batasi jumlah penerimaan mahasiswa baru (maba). Itu dilakukan, karena luar biasa peminat untuk kuliah di Sastra UMI.

Tingginya minat masyarakat kuliahkan anaknya di UMI cukup dipahami. Salah satu faktor,karena selain INSITUSI UNGGUL, visi UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah,termasyhur berkelas dunia berupaya melahirkan,

manusia berilmu amaliah,beramal ilmiah dan berakhlakul karimah serta berdaya saing yang tinggi, tegas Prof. Muhammad Basri Dalle.

Sebelumnya Ketua Panitia, Dr St.Rahmawati,M.Pd melaporkan, mahasiswa Sastra yang akan diwisuda 203 orang. Diantaranya, Prodi Sastra Inggris 86 orang, Prodi Ilmu Komunikasi 80 orang, Prodi Sastra Indonesia 3 orang, Prodi Sastra Arab 1 orang, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris 5 orang dan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 28 orang.

Ketua IKA FS, Dr Abdullah, MM Mpd menandaskan, predikat sarjana merupakan impian setiap mahasiswa. Selamat bergabung di IKA FS UMI. Memasuki dunia kerja diharapkan, janganlah terlalu idealis dalam mencari pekerjaan, untuk itu perkuatlah jaringan (network).

”Selanjutnya ingatlah selalu, puncak ilmu adalah akhlak. Jadi senantiasa berkomunikasi dan bertutur kata yang mengedepankan sopan-santu dalam hidup keseharian,” pesan Dr Abdullah. (arf).

 139 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *