EDUKASITERKINI.COM.GOWA—Pemerintah Desa Panciro bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dikantor Desa Panciro Gowa Kamis (21/10/2021).

Hadir Kepala Desa Panciro, Anwar Malolo, SE., Sekretaris Desa Abd. Rahman Rani, Wakil ketua BPD -Syafaruddin Bonto, Sekretaris BPD – H. Mustari Mangngassai, Anggota BPD – Takdir Naba, Syarifuddin Ganjeng, Sohrawati Mawangi., Pendamping lokal desa – Sabir Mattawang, Imam desa, Imam dusun se-desa Panciro, perangkat desa dan Tokoh masyarakat. Kepala Desa Panciro, Anwar Malolo.

Kades saat membuka acara berterima kasih kepada peserta rapat yang hadir, tokoh masyarakat yang tetap setia mengikuti rapat sampai sore. Diawali penyampaian visi dan misi kepala desa terkait RPJM selama kurun waktu 6 tahun kedepan, terhitung 2022-2027.

Visi Kepala Desa Panciro terciptanya masyarakat Desa Panciro mandiri, madani dan religius. Salah satu persyaratan desa mandiri, memiliki sarana pendidikan memadai mulai dari PAUD, TK, SD, SMA. Sarana kesehatan, pustu, posyandu. Sarana umum, supermarket, swayalan.

Menciptakan masyarakat madani, yang memiliki pola dan karakter religius, yang saling menghargai, menghormati. Kebebasan beraktivitas yang mendatangkan kebaikan untuk orang lain tanpa ada tekanan dan paksaan dari siapa pun.

Mencapai harapan dan cita-cita itu, Anwar menegaskan visinya, perlunya optimalisasi penggunaan dana danpotensi lokal, serta peningkatan kinerja pemerintah desa yang lebih baik, termasuk penguatan ekonomi masyarakat, optimalisasi kinerja bumdes, peningkatan usaha rumahan, pertanian dan perdagangan.

Peningkatan pola pikir masyarakat berbasis keagamaan dan kebangsaan, bagaimana masyarakat mengamalkan nilai-nilai keagamaan dan norma-norma kebangsaan.

Peningkatan peran pemuda, layanan kesehatan, pencegahan kenalan remaja, kesadaran hukum, peningkatan partisipasi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, termasuk penanganan Stunting yang merupakan program nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris BPD Desa Panciro – H. Mustari, menyampaikan pokok-pokok pikiran dalam rancangan RPJM, termasuk pelibatan unsur masyarakat di dalam desa Panciro.

Penyusunan dokumen pokok pikiran BPD, dimaksudkan dalam mengarahkan dan mengawasi perencanaan pembangunan di desa Panciro dalam upaya mewujudkan Visi dan Misi kepala desa Panciro.

Memberikan bahan, arahan dan masukan dalam menyusun RPJM desa 2022- 2027. Termasuk peningkatan kapasitas BPD, melalui diklat, workshop, seminar, studi banding untuk meningkatkan kapasitas seorang anggota BPD.

Tokoh masyarakat, Hasyim Hamid Dg Ngita ikut memberikan masukan ke pemerintah Desa, supaya kedepan memikirkan bisa memiliki kantor Desa yang lebih refresentatif, jauh dari kebisingan. Harapannya bisa menjadi agenda pemerintah.

Di akhir musyawarah, anggota BPD dari Dusun Bontoramba Selatan – Takdir Naba apresiasi rancangan RPJM, termasuk rencana pelebaran jalan, lanjutan pengerjaan jalan warga dan drainase yang berlokasi di Dusun Bontoramba Selatan.

Dg. Naba berharap rancangan tersebut bisa jadi Skala Prioritas mendatang
Demikian Takdir Ilahi, Anggota BPD Desa Panciro Gowa melaporkan.(rls)

 107 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *