EDUKASITERKINI.COM.MAKASSAR — Direktur Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar Amrin Rani SE MM lantik 263 taruna-taruni baru Tahun Akademik 2021/2022, Sabtu (13/11/2021).

“Pelantikan ini agenda tahunan. Selain itu, pada momen ini kami rencana buka empat prodi baru, tahun 2022 ,” kata Amrin.

Kandidat doktor manajemen Pascasarjana UNM ini menjelaskan, ke empat prodi itu, termasuk kelistrikan kapal (D3) dan manajemen logistik (S2).

“Saat ini, kami fokus peningkatan kualitas setelah kami melengkapi semua fasilitas. Seperti kapasitas dosen profesi pelaut akan disekolahkan hingga ANT 1/ATT 1. Juga sekolah tingkat doktor,” ujarnya.

Pelantikan dilakukan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di Aula Kampus Polimarim, Jl Nuri Baru, Makassar.

Pelantikan dirangkaikan Kenaikan Tingkat taruna-taruni Polimarim angkatan tahun 2019 dan tahun 2020. Rincian taruna yang dilantik 263 orang taruna baru, naik Tingkat 2 sejumlah 280 taruna, naik Tingkat 3 393 orang.

Untuk taruna-taruni baru, Amrin Rani harapkan belajar serius dan sungguh-sungguh. Terlebih saat ini, sistem pembelajaran sebagian besar masih daring atau online.

Tantangan dan pemahaman belajar daring tentu berbeda saat kuliah tatap muka. Kecuali untuk praktikum, kita tentu saja melakukannya secara luring, ujarnya. Apalagi untuk taruna-taruni dari prodi Permesinan kapal dan studi nautika. Mereka harus bersentuhan dengan alat-alat,” lanjutnya.

Adapun rencana pembukaan empat program studi baru, lanjut Amrin Rani sebagai bentuk jawaban atas tantangan yang diberikan Direktur Jenderal (Dirjen) Vokasi, Wikan Sakarinto ST MSc PhD.

Diketahui, Dirjen Vokasi Kemendikbud Ristek, Wikan Sakarinto berkunjung ke kampus Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar, Kamis (14/10/2021).

Saat itu, Wikan bersama Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sultan Batara, Prof Dr Jasruddin melihat fasilitas laboratorium praktik taruna di kampus Polimarim.

Usai peninjauan, Wikan memberikan pengarahan di depan civitas akademi di Aula Polimarim. Dia apresiasi apa yang telah dilakukan manajemen kampus selama ini.

Salah satu arahannya, Polimarim dapat mengembangkan diri dengan membuka prodi-prodi baru. Selain karena fasilitas laboratorium yang lengkap, tenaga pengajar rata-rata dengan latar belakang profesi pelaut.

Saat ini, taruna-taruni yang lulus dari Polimarim AMI memiliki beragam kompetensi. Tak kurang 16-20 kompetensi dimiliki karena menjalani magang selama satu tahun di kapal niaga. Sertifikat kompetensi juga diakui internasional.

“Konsep link and match dengan industri sudah diterapkan di kampus ini. Saya pikir bisa menambah prodi-prodi baru. Bahkan bisa untuk magister atau S2,” terang Wikan, Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Di Polimarim, cukup banyak taruna yang lulus kemudian dikontrak kapal asing. Bahkan ada beberapa yang sudah menjadi pelaut sebelum diwisuda, baik di dalam maupun luar negeri, ujarnya. (rls).

 120 total views,  2 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *