EDUKASITERKINI.COM.MAKASSAR—Alhamdulillah, Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah IX, Prof Dr Jasruddin menyerahkan SK Operasional Prodi S2 Farmasi UMI kepada Rektor UMI, Prof Dr Basri Modding, Kamis sore (18/11) di Lantai 9 Menara UMI Jln. Urip Sumoharjo, Makassar.

Penyerahan dokumen dari Dikti tersebut dihadiri, Sekretaris Lembaga (Sesleb) LLDikti Wilayah IX, Andi Lukman, para Wakil Rektor UMI, Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Dir PPs UMI dan kepala lembaga lingkup UMI.

Rektor UMI dalam sambutannya berterima kasih kepada Kepala LLDikti dan jajarannya atas tingginya support serta perhatiannya pada UMI, termasuk selalu promosikan UMI kepada khalayak.

”Apa yang diraih UMI hari ini, terutama jika dikaitkan sebagai PT Institusi Unggul, itu merupakan buah kerja keras bersama dengan pihak internal,eksternal termasuk aktifnya koordinasi dan support dari Kepala LLDikti,” tandas Rektor UMI.

Dengan bertambahnya Prodi S2 Farmasi ini, lanjut Rektor, berarti hingga 2021 ini, UMI membina 13 Fakultas dan Program Pascasarjana dengan jumlah 58 Program Studi. Terdiri 34 Prodi S1,3 Prodi Diploma III,enam program profesi dan 12 program magister serta 4 program doktor. Tercatat 9 prodi akreditasi unggul,13 prodi akreditasi A, sisanya akreditasi B.

Sementara itu Kepala LLDikti Wilayah IX, Prof Jasruddin menegaskan, pihaknya juga berterima kasih pada UMI sebagai perguruan Tinggi terakreditasi Institusi Unggul yang telah bekerja ekstra membantu kinerja LLDikti

”Jika lahir sebuah Prodi Baru dalam sebuah Perguruan Tinggi, itu berarti salah satu kesuksesan kami dalam membina. Pertimbangannya, salah satu poin dalam pakta integritas Kepala LLDikti, memang seperti itu”, ungkap Jasruddin.

Dibagian lain Jasruddin mengakui, sumber daya di UMI cukup banyak dan berkualitas, sehingga memang layak menambah program Magister dan Doktor. Terus terang, kehadiran S2 Farmasi UMI, merupakan kebahagiaan dan juga kesuksesan kami di jajaran LLDikti Wilayah IX.

Di akhir amanatnya, Prof Jasruddin yang juga mantan Direktur Pascasarjana UNM itu mengajak agar Farmasi UMI ke depan berperan sebagai bank data obat-obat tradisional. Di daerah ini, utamanya di Sulawesi Selatan, sangat banyak warisan ilmu pengobatan nenek moyang kita yang bahan dasarnya dari alam. (Muh. Arafah).

 104 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *