PANGKEP.EDUKASITERKINI.COM—Pasca penandatanganan MoU antara UMI dan Pemda Pangkep, Senin (22/11) berlangsung perbincangan terbatas antara Rektor UMI, Prof Basri Modding, para Wakil Rektor, Pengurus Yayasan Wakaf UMI dengan Bupati Pangkep, Yusran Lalogau di ruang Rektorat UMI di Pesantren Darul Mukhlisin Padanglampe, Pangkep.

Salah satu agenda pembicaraan, terkait penjajakan peluang kelanjutan pendidikan di UMI, terutama bagi warga kepulauan yang jumlahnya cukup banyak di Pangkep.

Wakil Rektor 5 UMI Bidang Kerjasama, Prof Dr Ir H Hatta Fattah kepada wartawan usai pertemuan di Rektorat UMI di Pesantren Padanglampe menandaskan, dalam waktu dekat, berlangsung pertemuan antara pihak UMI dengan pihak Kadis terkait jajaran Pemda Pangkep.

”Agenda pembahasan terkait potensi Pangkep terutama kaitannya peningkatan sumberdaya manusia, perekonomian dan aspek kelautan serta perikanan”, tandas Hatta Fattah.

Dalam pertemuan dengan sejumlah Kadis tersebut, akan dibicarakan secara teknis terkait adanya rencana bupati untuk menyekolahkan (kuliahkan) di UMI anak-anak dari wilayah kepulauan.

”Saat pertemuan tadi, bupati berkeinginan, agar setelah masa studi selesai, anak dari pulau itu, harus kembali mengabdi di Pangkep. Syarat itu harus dipertegas, karena menurut bupati, banyak anak-anak Pangkep setelah selesai kuliah, mereka memilih mengabdi/bekerja di luar Pangkep,” ungkap Hatta Fattah mengutip harapan Bupati Pangkep. (muh. arafah).

 111 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *