PANGKEP.EDUKASITERKINI.COM—Sebagai perguruan tinggi terakreditasi Institusi UNGGUL, UMI terus aktif melakukan berbagai inovasi, terutama pengembangan kerjasana kemitraan dengan berbagai pihak.

Hal terbaru yang dilakukan, UMI melakukan penandatanganan MoU dengan Pemkab Pangkep, Senin (22/11) di Aula Pesantren Darul Mukhlisin Padanglampe UMI di Pangkep, Sulsel.

Dalam penandatanganan MoU terkait ekonomi dan Sumberdaya Manusia tersebut, Pemda Pangkep diwakili Bupati, Muh. Yusran Lalogau.S.Pi.M.Si dan UMI diwakili Rektor, Prof Dr H Basri Modding,SE.

Rangkaian kegiatan, Rektor UMI, Prof Basri Modding menyerahkan surat, terkait dukungan Pemda Pangkep Dalam Upaya Peningkatan Pesantren Padanglampe Sebagai Salah Satu Ikon Lembaga Pendidikan di Pangkep. Dilanjutkan tukar menukar penyerahan cenderamata.

Hadir menyaksikan penandatanganan, Ketua Yayasan Wakaf UMI, Drs H Mochtar Noor Jaya, Para Wakil Rektor, Dekan Pertanian, Direktur Umum Pesantren Padanglampe, Dr H Zain Irwanto, Dirrektur Harian Pesantren Padanglampe, Dr H Ahmad Basit,Lc,MA.

Turut hadir, pejabat Pemkab Pangkep, Sekretaris Umum (SU) Dinas Pertanian Pangkep, Ir A Sadda dan Plt. Kabag Kerjasama, Abd. Halim,S.Sos, para pembina/pengelola Pesantren Padanglampe, Babinkamtibmas Polsek Ma’rang dan sejumlah undangan lainnya.

Rektor UMI dalam sambutannya mengatakan, sebelumnya antara UMI dan Pemkab Pangkep telah terjalin kerjasama, hanya saja, untuk hari ini kita coba perbaharui.

”Pesantren Darul Mukhlisin Padanglampe ini, wadah pembinaan Sumberdaya Manusia terutama yang beraspek religi. Area ini ladang berbuat pahala dan merupakan tiket ke Syurga. Untuk itu, pihak UMI mengajak Bupati Pangkep untuk sama-sama menuju Syurga,” kata Rektor UMI yang disambut tawa dan riuh hadirin.

Dikemukakannya, jalan dalam areal Pesantren Padanglampe, di era Bupati Pangkep, Syafruddin (alm) sangat mulus. Namun seiring berjalannya waktu, kini jalan tersebut banyak rusak.

”Karena Pesantren Padanglampe ini berada di Pangkep, maka UMI harus siap dan berperan aktif mengawal amanah yang diemban bupati,” tegas Rektor UMI.

Sementara itu, Bupati Pangkep, Yusran Lalogau menandaskan, dengan adanya MoU, pihaknya sangatmengharapkan, ke depan antara UMI dan Pemda Pangkep akan ada sharing-sharing ilmu yang lebih intensif.

Apalagi bentangan wilayah Pangkep, mencakup darat, gunung dan lautan yang cukup luas termasuk pulau-pulau terluar.

”Terkait itu, anak-anak mahasiswa KKN UMI, agar juga semakin sering ditempatkan di Pangkep. Tiap tahun, pasti terjadi update ilmu pengetahuan dan masyarakat Pangkep sangat membutuhkan update ilmu. Prinsipnya, ilmu

yang diperoleh dibangku kuliah, siapa tahu dapat diterapkan di Pangkep. Ilmu itu bukan hanya kepintaran intelektual semata, tapi juga terkait pola tata kehidupan yang beraspek sosial,” tandas Yusran Lalogau.

Kepada warga Pangkep sering kami ingatkan, jika ada ilmu dan teknologi yang dinilai mampu diterapkan untuk meningkatkan ekonomi, sebaiknya berupaya diterapkan. Pertimbangannya, janganlah warga begitu-begitu saja terus ilmunya, ungkap bupati Pangkep bernada serius.

Menanggapi jalan rusak yang diinformasikan Rektor UMI, Bupati Pangkep, Yusran Lalogau merespon positif. Menurutnya, pemda akan menjadikan informasi rektor itu sebagai sebuah agenda penyampaian untuk pembahasan pemda dan jajaran. Prinsipnya, Pemda Pangkep siap bantu UMI.

”Dalam kesempatan ini, kami juga berterima kasih pada pihak UMI atas penyiapan dan penggunaan fasilitas Pesantren Padanglampe bagi sejumlah warga Pangkep yang akan berangkat ke Tanah Suci belum lama ini,” ungkap Bupati Pangkep, Yusran Lalogau. (muh. arafah).

 101 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *