MAKASSAR.EDUKASITERKINI.COM–Setelah melalui tahapan penjaringan yang sangat ketat, akhirnya Dr Hj Nurjannah Abna,S.S, M.Pd (Dosen Prodi Sastra Arab) unggul meraih 17 suara pada penjaringan Bakal Calon Dekan Fakultas Sastra, Rabu (24/11) di aula Fak.Sastra.

Dalam proses penjaringan Bakal Calon Dekan tersebut, terdapat 44 wajib pilih, namun dua diantaranya berhalangan hadir (sakit dan di luar kota), jadi suara hanya di 42 wajib pilih.

Dari 42 suara tersebut, hasil perhitungan akhir, Dr Hj Nurjannah Abna (17 suara), Dr Rusdiah,M.Hum (12), Dr Abdollah,MM,M.Pd (8) dan Dr H Muliadi,M.Hum raih suara 5.

Menariknya, sebelum penjaringan, proses penjaringan Balon Dekan ini diawali dengan paparan visi misi selama 10 menit dari para balon dan seluruh balon dekan mematuhi alokasi waktu yang diberikan panitia. Saat tampil, seluruh balon dekan paparkan visi misinya yang berorientasi, bagaimana memajukan dan lebih meningkatkan Fakultas sastra ke depan akan lebih baik dan berdaya saing tinggi.

Seluruh Panitia Penjaringan Balon Fakultas Sastra Tahun 2021, diantaranya, Dr. Surani, S.Ag,M.Ag (Ketua Pantia) Abd. Majid, S.Sos.I., M.Si (Sekretaris), dan Prof. Dr.Kaharuddin, M.Hum, Dr. Hj. Sitti Rabiah, Dr. Agus Slim Bedu Malla dan bagian Sekretariat dari Staf Pegawai Fakultas Sastra Ir. Ibrahim Azis, M.Si tampak hadir.

Saat pembukaan, hadir Pengurus Yayasan Wakaf UMI Bidang Pendidikan yang juga Guru Besar Fak. Sastra dan mantan Dekan Sastra, Prof Dr Hj Masrurah Mochtar, Mantan Dekan Fak Sastra,Dr Hj Muli, Dekan Fak. sastra, Prof Dr H Basri Dalle, para Wakil Dekan dan dosen sastra UMI.

Ketua Panitia, Dr Surani dan Sekretaris, Abd Majid,S.Sos.I,M.Si menjelaskan, tahapan proses penjaringan Balon Dekan dirancang sedemikian rupa, sehingga nuansa keterbukan dan demokratis benar benar dirasakan.

”Itulah sebabnya, sebelum penjaringan, kotak suara dibuka dalam keadaan kosong, lalu kertas pilihan dihitung jumlahnya disaksikan dua saksi khusus serta diperlihatkan kepada para hadirin. Selanjutnya, satu per satu wajib pilih mengambil kertas suara, lalu wajib pilih masuk ke bilik suara, kemudian memasukkannya di kotak suara,” kata Dr Surani.

Alhamdulillah, lanjut Surani, meski panitia kami hanya bekerja empat pekan sejak menerima SK panitia, namun pihaknya telah bekerja maksimal dan inilah hasilnya. Dalam waktu dekat, hasil penjaringan balon dekan sastra ini diserahkan ke pihak universitas, sebagai bagian dari rangkaian proses pemilihan Dekan Fak. Sastra Masa Amanah 2022-2026.

”Mungkin dalam proses penjaringan ini, diantara kita terdapat perbedaan pilihan, namun sebagai bagian dari keluarga besar fakultas sastra, kami mengajak para hadirin harus tetap dalam bingkai ukhuwah kebersamaan.

Mari kita bergandengan tangan dilandasi konsep kerja berjamaah menuju Fakultas Sastra yang lebih baik,” kata Dr Surani.

Sebelumnya, dekan Fakultas Sastra UMI, Prof Dr H Basri Dalle saat sambutan pembukaan penjaringan mengungkapkan, sebenarnya banyak Bakal Calon yang layak jadi dekan, namun kesepakatan bersama, keempat bakal calon inilah yang terbaik.

”Siapapun kelak yang terpilih, jadikanlah hati nurani sebagai imam dalam hidup. Pertimbangannya, sebagai dekan itu memang sudah dicatat Ilahi Rabbi. Hari ini, proses penjaringan hanyalah jalan (washilah). Jangan kecewa jika tak terpilih. Tujuan kita hanya satu, bagaimana agar Fakultas Sastra ke depan akan lebih baik. Saat ini fakultas Sastra sudah baik, namun kita merindukan, ke depan sastra makin membaik,” pesan Dekan, Prof. Basri Dalle. (muhammad arafah).

 125 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *