MAKASSAR.EDUKASITERKINI.COM—Rektor UMI, Prof Dr H Basri Modding melantik lima pejabat Rumah Sakit Ibnu Sina UMI, Selasa (30/11) di Auditorium Al jibra Kampus II UMI Jl Urip Sumoharjo.

Kelima pejabat itu, Dr dr H Nasruddin,M.kes,SpOG (K),MARS sebagai Plt. Direktur Utama, dr Hj Aryanti Bomochry,M.KesSp.GK (Plt. Direktur Pelayanan Medik), dr Shulhana Mokhtar,M.Med.Ed (Plt Direktur Pendidikan

dan SDM), dr H Solahuddin Andi Palloge,MPHM (Plt Dir. Keuangan) dan Dr Armato Makmun,S.Ked.M.Kes (Plt. Dir Umum dan Operasional).

Rektor menegaskan, RS Ibnu Sina menjadi RS Pendidikan Utama, karena itu ada aturan dari Kemenkes. Tujuannya tiada lain, demi peningkatan kualitas pelayanan padamasyarakat.

Dikemukakannya, ke depan, kita ingin agar RS Ibnu Sina benar-benar menjadi profit center yayasan. Kita tak lagi mendengar, ada mahasiswa UMI praktik di luar UMI. Untuk itu jika ada kekurangan, silahkan diinformasikan.

”Dalam pengelolaannya, sangat diharapkan ada efisensi,efektivitas,produktivitas dan berdaya saing tinggi. Prinsipnya, UMI ke depan harus menjadi benar-benar pertahankan keunggulan. Untuk itu tak boleh lagi, ada dokter yang praktik di Rumah Sakit lain,” tegas rektor.

Dibagian lain rektro menegaskan, pelantikan kelima pejabat ini, merupakan sebuah langkah strategis, agar ke depan RS Ibnu Sina yang berperan menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama akan lebih baik.

”Agar RS Ibnu Sina lebih baik, konsekwensinya seluruh pihak yang bernaung dalam Yayasan Wakaf UMI, harus patuhi aturan yayasan. Jika tidak patuh, pasti ada sanksinya,” tegas rektor.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, H Mochtar Noer Djaya menandaskan, agar operasional RS Ibnu Sina lebih lancar dan benar-benar profesional terutama perannya sebagai RS Pendidikan utama, pihak yayasan telah menyiapkan dana Rp 3 Miliar.

”Dana Rp3 miliar tersebut siap dan segera digunakan, namun diharapkan penggunaannya sesuai aturan dan harus mampu dipertanggungjawabkan, pesan Mochtar Noer Jaya.

Ditemui terpisah usai pelantikan, Plt. Direktur RS Ibnu Sina, Dr dr Nasruddin mewakili para pajabat yang dilantik, berterima kasih banyak, atas amanah yang diberikan.

”Tugas utama kami kelak, mengawal harapan Ketua Yayasan Wakaf (YW) UMI, terutama bagaimana menjadikan RS Ibnu Sina ini benar-sebanar sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama optimal dan profesional..

Untuk itu, lanjut dr Nasruddin, dia bersama jajaran akan menyusun berbagai langkah strategis dalam rangka memantapkan peran RS Ibnu Sina sebagai RS Pendidikan Utama. Selain itu, RS Ibnu Sina akan jadi center rumpun seluruh pendidikan kesehatn di UMI. Itu akan ditunjang pola Akademic Health System yang profesional. (muh. arafah).

 141 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *