EDUKASITERKINI.COM. JAKARTA— Tim Dewan Etik LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara studi banding ke Kantor Mahkamah Agung (MA) di Jakarta, Rabu 8 Desember 2021. Sebelumnya studi banding, Selasa 7 Desember 2021 di Kantor Mahkamah Konstitusi (MK).

Di kantor MA, rombongan diterima Ketua MA, Prof.Dr.Syarifuddin, S.H.,MH. Wakil Ketua Bidang Non Yudisial, Dr. Sunarto, SH, MH. Hakim Agung: Dr.Drs.Yunus Wahab, SH.MH; Dr. Gazalba Saleh, SH,M.Hum dan Dwiharso Budi Santiarto, SH, M.Hum sekaligus Kepala Bawas MA.

Juru bicara Dewan Etik LLDIKTI IX, Prof Dr H Andi Muin Fahmal, SH, MH menegaskan, misi kedatangan ke MA belajar dan mendapatkan informasi berkenaan kedudukan dan penerapan serta praktek dalam penyelenggaraan dan penegakan kode ertk di lembaga yang sangat representatif.

Representatif, baik dari segi kelembagaan maupun dari segi substansial serta menjelaskan posisi dan kedudukan serta pengalaman dalam penyelenggaraan kode etik di wilayah LLDIKTI IX, tandas Muin Fahmal yang juga salah seorang tokoh Pemekaran Kabupaten Bone ini.

Sekretaris Dewan Etik LLDIKTI IX Sultan Batara, Prof Dr Eliza Meiyani MSi menambahkan, masukan dan bahan materi dalam studi banding tahun ini akan jadi bahan materi pada rapat evaluasi Dewan Etik LLDIKTI IX akhir tahun 2021 atau awal 2022.

Dewan Etik LLDIKTI yang ikut studi banding, Prof Dr Andi Muhibuddin, M.Si; Prof Dr.Nasir Hamzah dan Prof Dr Melantik Rompegading.

Ketua Tim Dewan Etik LLDIKTI IX Prof Dr H Ma’ruf Hafidz SH MH, ditemui secara terpisah mengatakan, kunjungan di MA dan MK akan jadi studi banding mengamati dan melihat proses persidangan etik dan akan jadi materi untuk dirapatkan pada pertemuan evaluasi kinerja Dewan Etik LLDIKTI IX 2021.

Sebelumnya 2020, Dewan Etik LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi studi banding ke Kantor LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Selasa (02/12/2020).

Rombongan dewan etik ke Yogyakarta dipimpin Sekretaris LLDIKTI IX Sulawesi, Drs Andi Lukman MSi. Turut hadir, Ketua Tim Dewan Etik LLDIKTI IX Prof Dr H Ma’ruf Hafidz SH MH, Sekretaris Dewan Etik LLDIKTI IX Sulawesi Prof Dr Eliza Meiyani dan anggota dewan etik lainnya. (rls)

 104 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *