PANGKEP..EDUKASITERKINI.COM—Dusun Kalibone, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan salah satu Dusun yang masyarakatnya bermata pencaharian petani tambak ikan nila.

Ikan nila (Oreochromis niloticus) sebagai salah satu spesies ikan air tawar memiliki daya hidup sangat tinggi terhadap kondisi lingkungan sehingga dinilai cukup tepat untuk dijadikan alternatif dalam rangka mengoptimalkan keberadaan tambak dan peningkatan ketahanan pangan. Pertimbangannya, ikan ini dapat hidup dengan baik dalam rentan salinitas yang sangat lebar (0-40 ppt).

Keberhasilan budidaya ikan nila sangat bergantung pada gizi pakan yang diberikan dimanakonversi yang efisien dalam pemberian pakan sangat penting bagi pembudidaya ikan, karena merupakan komponen yang cukup besar dari total biaya produksi.

Petani tambak di Dusun Kalibini pada umumnya melakukan budidaya ikan nila dengan memberikan pakan buatan yang dibeli dengan harga yang cukup tinggi. Akibatnya menjadi beban yang cukup berat dalam kegiatan budidaya ikan nila.

Beberapa kendala yang dihadapi kelompok petani tambak tersebut antara lain adalah keterbatasan modal untuk membeli pakan yang merupakan input utama dalam kegiatan budidaya ikan nila. Untuk itu perlu dilakukan upaya membuat pakan ikan sendiri (pakan mandiri).

Tujuannya, agar dapat memenuhi kebutuhan pakan ikan nila sehingga usaha budidaya ikan nila dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang diketuai Dr. Muhammad Ikhsan Wamnebo, S.Pi.,M.Si bersama Dr.Ir. Abdul Rauf, M.Si dan Moh. Zulkifli Murfat, SE., S.Kom,, MM sebagai anggota melalui pendanaan dari kemendikbud-ristek, pada program kebijakan merdeka belajar kampus merdeka pengabdian masyarakat berbasis hasil penelitian perguruan tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Judul pengabdiannya “Pembuatan Pakan Ikan Nila Di Dusun Kalibone Kelurahan Bontolangkasa Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep”.

Saat kegiatan berlangsung, hadir Kelompok petani tambak Maminasata berjumlah 20 orang. Tujuannya, untuk memberikan pelatihan kepada petani tambak tentang cara memproduksi pakan mandiri.

Pembuatan pakan menggunakan bahan baku lokal dengan memanfaatkan ketersediaan bahan baku yang berada di lokasi, antara lain tepung ikan, tepung dedak, tepung bungkil kopra, dan tepung jagung.

Sebelum pembuatan pakan terlebih dahulu dilakukan perhitungan komposisi bahan baku/formulasi pakan berdasarkan kebutuhan protein untuk ikan nila.

Pembuatan pakan dilakukan melalui tahapan: penimbangan bahan baku, pencampuran bahan baku, pencetakan pakan dengan menggunakan mesin yang diberikan sebagai bantuan untuk kelompok petani tambak, penjemuran, dan pemberian pakan kepda ikan nila ditambak Universitas Muslim Indonesia sebagai lokasi pelatihan pembuatan pakan mandiri.

Petani tambak ikan nila di Dusun Kalibone mengucapkan terima kasi atas kepedulian kemendikbud-ristek dan UMI yang telah memberikan perhatian dan mengharapkan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk membantu memberikan pengetahuan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Reported by: Muhammad Ikhsan Wamnebo (Dosen Budidaya Perairan UMI). (rls).

 94 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *