EDUKASITERKINI.COM.KENDARI—Menyikapi pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini mendorong mahasiswa untuk menguasai Teknologi Informasi. Tanpa penguasaan teknologi informasi, akan tertinggal oleh dunia digitalisasi.

Pemikiran tersebut dikemukakan Ketua Majelis Pemuda DPD KNPI Tk. 1 Sultra (2008-2011), Yusrianto,SH,M.Si kepada EDUKASITERKINI.com di Kendari, baru-baru ini.

Dikatakannya, dunia digitalisasi memudahkan kita peroleh informasi, sehingga lebih memudahkan menyelesaikan aneka pekerjaan

Hanya saja, di balik semua itu, Yusrianto yang juga Pimpinan Presidium KAHMI Prov. Sulawesi Tenggara (2017- 2022) itu menegaskan, pengetahuan informsi dan teknologi itu harus didukung keterampilan Sumberdaya Manusia yang memadai.

”Optimalisasi SDM akan ditandai kemampuan olah fikir (reasoning) dalam menyikapi sesuatu. Kemampuan demikian dapat diperoleh melalui binaan dalam organisasi. Itulah sebabnya, dalam berbagai kesempatan, atau di temu ilmiah, kepada kalangan generasi muda, selalu kami ingatkan, agar aktiflah berorganisasi,” tegas Yusrianto.

-NAMA : Yusrianto, SH,M.Si.
-Tempat/ Tgl lahir : Watampone, 19 Juli 1965
-Istri: Yasnia Sri Ardianingsih
-Anak: Hanif Maulana
-SD Negeri Lamengkongga II (1977)
-SMP Negeri Wundulako (1981)
-SMA Negeri 1 Kolaka (1984)
-Sarjana S1 Hukum UMI Makassar (1991)
-Magister Administrasi Publik Universitas Gajah Mada (2002).
-Pendiri Studi Club Garuda Indonesia (KOSGINDO) FH-UMI
-Ketua GM FKPPI Prov. Sultra (2007-2011/2011-2015)
-Ketua Presidium KAHMI Kota Kendari (2011-2016)
-Kabag Bantuan Hukum Biro Hukum Setda Provinsi Sultra. (2014)

”Adik-adik mahasiswa jangan hanya mengandalkan ilmu di bangku kuliah. Aktiflah berorganisasi intra dan ekstra kurikuler kampus. Dalam organisasi, banyak ilmu pengetahuan. Melalui organisasi, akan banyak mengenal tipe manusia. Dengan demikian, kita akan lebih matang dalam berinteraksi sosial.

Menyinggung kesan saat masih kuliah di Fakultas Hukum UMI, Makassar, Yusrianto mengaku selalu tekenang kuatnya interaksi positif sesama mahasiswa, pengurus lembaga kemahasiswaan, terutama sesama anggota

Kelompok Studi Garuda Indonesia (KOSGINDO) Fakultas Hukum UMI. Saat itu kegiatannya banyak bermitra Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ujungpandang.

”Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Hukum UMI harus lebih peka melihat perkembangan dan peluang. Tiap tahun, terjadi perkembangan kehidupan sesuai tuntutan zaman. Doronglah almamater agar ke depan mahasiswanya tak hanya menguasai ilmu dalam buku (teks book),” harap Yusrianto.

Saat ini banyak warga konsultasi hukum, tak lagi ketemu langsung (ofline) tapi lebih cenderung konsultasi hukum memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Doronglah, agar adik adik mahasiswa hukum benar-benar menguasai teknologi informasi, terutama terkait penerapan dan penegakan hukum, tandas mantan Kabag Bantuan Hukum Biro Hukum Setda Provinsi Sultra 2014 itu. (muhammad arafah).

 84 total views,  2 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *