EDUKASITERKINI.COM.TAKALAR–Puluhan alumni Fakultas Hukum (FH) UMI yang merupakan pengurus/anggota Persatuan Advokat Damai Indonesia (PERADI) dan peserta arisan Panpel hadiri Isra’ Mi’raj dan HUT 1 PERADI DAMAI, Ahad (6/3) di Masjid Anwari, Kampong Tauhid, Yayasan Bina Islami, Desa Toata Kec. Polombangkeng Utara, Takalar.

Hadir Pendiri Masjid Anwari, Kampong Tauhid Yayasan Bina Islami yang juga Ketua Majelis Pengurus Nasional (MPN) PERADI DAMAI, H Sulthani,SH,MH, Ketua DPD PERADI Damai Makassar, Abdul Hamid,SH,MH, Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI) Makassar, M Asyik Noor,SH,Mkn, Bendahara DPD PERADI Makassar, Nurhajar,SH,MH dan puluhan pengurus/anggota PERADI DAMAI.

Turut hadir pengacara senior, Bahtiar,SH,MH, H Ruslan Ali,SH,MH, sejumlah tokoh masyarakat dan anak-anak serta ibu rumah tangga yang berdomisili sekitar Masjid Anwari, Kampong Tauhid Yayasan Bina Islami.

Pendiri Masjid Anwari Kampong Tauhid, H Sulthani saat sambutan berterima kasih banyak atas kehadiran para undangan.

”Yayasan Bina Islami telah berusia 7 tahun dan membina pesantren di Bone. Selama ini, berpartisipasi mendidik generasi Islam yang Islami, cerdas, terampil, mandiri dan berakhlaqul karimah. Khusus di kampong Tauhid,Desa Toata, Takalar, ini merupakan persiapan cabang dari Yayasan Bina Insan Islami/pesantren binaan kami di Bone” kata H Sulthani.

Program ke depan, lanjut Sulthani, area di kawasan Masjid Al Anwari ini merupakan persiapan Kampong Tauhid.

Kemudian, setelah beberapa unit bangunan pondok santri rampung, direncanakan tahun 2022 ini akan menerima santri. Selain madrasah, juga ada rencana kerjasama Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai tempat rehabilitasi korban narkoba.

”Hal yang membahagiakan, karena sejumlah kerabat alumni Fakultas Hukum UMI telah menyatakan siap berpartisipasi menyukseskan pembangunan Balla Panrita/Rumah Tahfidz di Kampong Tauhid ini, sebagai bagian dari investasi akhirat mereka,” kunci Sulthani .

Terus terang, lanjut Sulthani, kita harus miliki ketakutan dan rasa malu pada Allah, karena kematian adalah kuasa Allah, dan tiada yang mengetahuinya, maka kita harus memastikan memiliki persiapan kehidupan di alam akhirat.

”Jangan. sampai kita tidak miliki rasa syukur pada Allah sang Maha Pemberi Rezeki, Maka kembalikkanlah sebagian rezeki kita untuk dibelanjakan yang diridhoi Allah. Dengan demikian, investasi akhirat sangat penting. Itulah sebab kami membangun organisasi advokat Persatuan Advokat Damai Indonesia, agar bisa saling mengingatkan dalam kebajikan dan taqwa sesama keluarga Peradi Damai yang kini telah satu tahun sejak terbentuk di Jakarta.,” ungkap H Sulthani.

Sementara itu ustadz Abdul Halim,S.Ag sangat merespon positif berbagai langkah dan program religi H Sulthani,

Dalam hikmah isra’ mi’raj, Abdul Halim mengingatkan, salah satu ciri orang cerdas itu, selalu ingat kematian. Dengan demikian, langkah dalam hidupnya penuh pengendalian diri. Salah satu pengendalinya adalah shalat.

”Perbaikilah shalat, karena shalat itu kunci kebaikan dan kunci surga. Perintah shalat itu merupakan bagian dari hakikat perintah yang diterima langsung Nabi Muhammad SAW saat peristiwa isra’ mi’raj,” tandas Abdul Halim. (arf)

 69 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *