EDUKASITERKINI.COM.MAKASSAR—Untuk lebih memasyarakatkan berbagai program kaitannya biaya pendidikan, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (PUSLAPDIK) Kemendikbud RI sosialisasi program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) di Auditorium Aljibra, Jumat (25/3).

Sosialisasi menghadirkan Abdul Kahar, Kepala PUSLAPDIK Kemendikbud RI. Turut hadir, Rektor UMI, Prof Dr Basri Modding,SE, para Wakil Rektor, lembaga se-UMI dan ratusan dosen dan mahasiswa.

Dr Abdul Kahar mengungkapkan, saat ini peluang beasiswa bagi para dosen terbuka lebar dan syaratnya juga sudah direvisi sehingga jauh lebih mudah mengurusnya.

Dalam operasionalnya, lanjut Abdul Kahar, PULAPDIK bertugas melaksanakan penyampaian kebijakan teknis dan pelaksanaan bidang layanan pembiayaan pendidikan kepada masyarakat.

”Tugas utama PULAPDIK, peningkatan akses masyarakat misikin terhadap pendidikan dasar,menengah secara merata dan berkeadilan,” kata Abdul Kahar.

Ditambahkannya, PUSLAPDIK punya berbagai program, diantaranya PIP, Program Beasiswa (KIP Kuliah,ADIK,BU), Beasiswa Pendidikan Indonesia (kerjasama LPDP) dan Tunjangan Profesi (guru non PNS).

Menyinggung penerima beasiswa 2021, lanjut Abdul Kahar, jumlah kuota lebih 3.000 namun yang memenuhi syarat hanya 2.086 orang. Untuk penerima beasiswa program S3/doktoral 2022 meliputi untuk dosen vokasi,pelaku budaya serta Guru dan Tenaga Kependidikan,Dosen LPTK.

Saat sosialisasi, Abdul Kahar berharap UMI sebagai perguruan tinggi terakreditasi Unggul, para dosennya semoga termotivasi memanfaatkan pleuang mengurus kelengkapan beasiswa. Pertimbangannya,saat ini peluang dan kesempatan beasiswa terbuka lebar, termasuk peluang studi ke luar negeri.

”Rencana tautan informasi dan pendaftaran di www.beasiswakemendikbud.go.id akan dibuka April 2022,” tandasnya.

Menjelang pertemuan berakhir, Abdul Kahar mengungkapkan sejumlah tips untuk menaklukkan beasiswa. Diantaranya, pelajari misi dan visi sponshorship (banyak membaca jurnal karya sponshorship), cari mentor yang tepat,percaya diri, pribadi yang unggul,pekerja keras tak gampang menyerah.

Rangkaian kegiatan, Selanjutnya, sosialisasi program PUSLAPDIK diwarnai sesi tanya jawab lalu diakhiri penyerahan buku karya Dr Abdul Kahar, Kepala PUSLAPDIK Kemendikbud RI kepada tiga peserta yang bertanya. (arf).

 83 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *