EDUKASITERKINI..MAKASSAR—Alhamdulillah, Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Pemprov Sulsel telah berkolaborasi dalam berbagai sektor yang berorientasi pengembangan masyarakat di Sulsel.

Mulai dari vaksin massal yang merupakan program Pemprov Sulsel untuk memaksimalkan vaksinasi. Program ini dijalankan Fakultas Kedokteran (UMI) UMI dengan menyasar keliling daerah-daerah di Sulsel untuk vaksinasi. Program ini telah berjalan dalam beberapa bulan terakhir.

Terbaru Program dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dengan UMI yakni Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Desa Wisata.

Hal tersebut mengemuka saat pertemuan antara rombongan pimpinan UMI dengan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Pertemuan di ruang tamu kantor Guberur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (18/5/2022.Hadir jajaran pimpinan UMI, Rektor UMI, Prof. Dr. Basri Modding, SE,M.Si, jajaran Wakil Rektor, Panitia Pengarah, Sekretaris dan Bendahara Panitia Pelantikan dan Raker APTISI Wil. IX-A,Sulsel,

Gubernur mengaku, UMI merupakan perguruan tinggi yang sangat responsif dalam merespon program pemerintah Sulsel. UMI langsung bergerak cepat ketika ada program yang bisa dikerjasamakan. Salah satunya pengembangan potensi Pariwisata di Sulsel.

“UMI sangat responsif. Misalnya mulai dari program vaksinasi massal kemarin. UMI jadi percontohan demikian program bidang pariwisata, UMI, perguruan tinggi pertama yang merespon program ini. Untuk sekarang kan kalau kita lihat, Sulsel miliki potensi pariwisata yang harus dikembangkan dan dimaanfaatkan,” tuturnya.

‘Program tahun ini KKN Tematik Desa Wisata. Jadi UMI itu akan terlibat dengan mengikutkan 1000-an mahasiswa. Ini akan berlangsung di Kabupaten Bantaeng dan akan dibuka langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno,” sambung Kadisbudpar Prof. Muhammad Jufri yang hadir mendampingi gubernur.

Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Dr. Basri Modding menyatakan, UMI sebagai peguruan tinggi yang bergerak dalam Pendidikan dan Dakwah senantiasa berada di garis terdepan untuk mengabdikan diri pada masyarakat melalui kerjasama dengan berbagai pihak.

“Jadi sedari awal UMI yang didirikan oleh tokoh pemerintah dan raja-raja itu memiliki semangat menebar kemanfaatan di tengah masyarakat bersinergi pemerintah. Sehingga UMI hadir sebagai peguruan tinggi yang responsif. UMI saat ini telah diakui oleh masyarakat dan pemerintah dengan raihan akreditasi Unggul, ” kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMI itu.

Dalam kesempatan tersebut Rektor UMI yang juga Ketua terpilih APTISI Wil. IX A Sulsel, masa amanah 2022-2026 mengundang Gubernur Sulsel sebagai Ketua Dewan Pembina APTISI Wil. IX –A Sulsel menghadiri dan memberikan sambutan dan arahan kepada Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta se Sulsel pada pelantikan yang diagendakan 27-28 Mei 2022 di Hotel Claro.

Selain itu, menyampaikan undangan dan membawakan sambutan pada peringatan Milad ke 68 UMI pada tanggal 23 Juni 2022 yang dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno. (arf).

 52 total views,  1 views today

By Muhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *